Rahasia Bisnis Orang Cina April 14, 2008
Posted by jungkirbalik in resume buku.trackback
RAHASIA BISNIS ORANG CINA
LUAR BIASA !@#%%^%^
Buku yang cukup menarik untuk dibaca dan memberikan inspirasi mengenai kerja keras dan sukses orang Cina dalam membangun kerajaan bisnisnya. Buku ini ditulis oleh ann Wan Seng, seorang rantau Cina yang tinggal di Malaysia. Buku ini memberikan banyak sekali rahasia bagaimana sebuah kesuksesan pedagang Cina dalam membangun kerajaan bisnisnya dimana semuanya dimulai dari “nol”.
Saya mencoba memberikan resensi atau resume buku ini. Semoga pembaca dapat menikmati resensi ini, terlebih mau mencoba membaca bukunya secara langsung. Harapan saya, resensi buku ini mampu menolong memberikan intisari kedasyatan sharing ilmu dari Ann Wan Seng. Semoga bermanfaat.
SILAHKAN MENIKMATI?!@#!@!$#$!

Kerja Keras merupakan symbol khusus bagi pedagang Cina. Mereka memulai bekerja dari pagi buta sampai larut malam. Tujuannya satu, yaitu memajukan usaha perdagangan mereka. Mereka tidak kenal putus asa, lelah, letih, pesimis, ataupun kata-kata negative lainnya. Buktinya adalah mereka memulai semuanya dari nol. Sebagian besar adalah orang rantau dari tanah Cina, dan merantau ke Negara lain. Mereka merantau hanya bermodalkan baju yang melekat di badannya. Kebanyakan dari orang Cina tersebut tidak memiliki pendidikan atau kepandaian. Yang membuat mereka kuat adalah keinginan untuk menghidupi keluarga dan diri mereka serta ingin meningkatkan derajat mereka. Oleh sebab itu, tidak ada pilihan lain selain bekerja lebih keras dibandingkan orang lain agar bisa melanjutkan hidupnya. Mereka rela menderita, lelah, sakit, demi memajukan usaha yang dirintisnya.
Perdagangan merupakan pekerjaan yang mereka anggap memiliki derajat tertinggi. Dengan berdagang, mereka dapat meningkatkan kemakmuran lebih dari pekerjaan yang lainnya. Selain itu, dengan berdagang akan mampu meningkatkan kemampuan, keterampilan, dan bakat yang mereka miliki. Berdagang menjadi symbol terpenting orang Cina. Mereka beranggapan bahwa bekerja di kantoran alias mendapatkan gaji merupakan pekerjaan kasta rendah yang berusaha mereka hindarkan.Beberapa prinsip orang Cina yang menjadikan mereka sebagai pedagang yang sukses serta memiliki kemakmuran yag tingg, antara lain:
- Agresif
- Jangan melepaskan peluang
- Berani mengambil resiko
- Tahan Banting
- Jangan menyerah pada nasib
- Semangat berjuang
Keenam prinsip diatas harus diterapkan dalam perdagangan. Sekedar pintar berdagang, tidak akan memberikan hasil maksimal. Harus didukung dengan keenam prinsip tersebut.
Sebagai seorang pedagang, orang Cina sangat pandai berinvestasi. Prinsip uang harus menghasilkan uang yang lebih banyak, akan membuat mereka melupakan pola hidup konsumtif. Laba yang mereka peroleh, akan mereka investasikan ke bidang lainnya. Orang Cina Rela menebalkan muka, menahan caci maki orang, dan hidup sederhana. Setiap sen yang diperoleh dari keringatnya sendiri digunakan dengan hati-hati.
Adapun tips-tips buku ini antara lain:
- Pedagang harus menunjukkan kejujuran dan keikhlasan selagi melaksakan perdagangan.
- Pedagang harus mewujudkan kepercayaan dan ikatan yang akrab dengan pelanggan, tidak peduli apakah dia pelanggan lama atau baru, pelanggan besar atau kecil.
- Pedagang harus melayani para pelanggannya dengan baik karena mereka adalah bagian penting dari perdagangan.
- Pedagang tidak boleh menuruti perasaan dan kehendak sendiri.
- Pedagang harus mengikuti permintaan dan keperluan pelanggan.
- Pedagang harus selalu bermuka manis dan kaya senyum
- Pedagang tidak boleh marah dan membentak pelanggan.
- Pedagang bukan tauke, karena bos yang sebenarnya adalah pelanggan.
- Pedagang tidak boleh sombong, angkuh dan congkak.
- Pedagang harus rajin bekerja dan mudah mengulurkan bantuan.
- Pedagang harus siap memberikan pelayanan tambahan dan dalam konteks perdagangan ritel, mengantar barang ke rumah pelanggan.
- Pedagang tidak boleh ragu-ragu menjawab segala pertanyaan orang banyak.
- Pedagang harus menunjukkan bahwa dia adalah orang yang serbatahu terutama dalam bidang yang berkaitan dengan perdagangannya.
- Pedagang harus memperhatikan apa yang terjadi di masyarakat dan isu terkini.
- Pedagang harus memiliki kepekaan yang tinggi dan rasa simpati yang mendalam pada pelanggannya.
- Pedagang harus menjadikan pelanggannya sahabat, bukan sebagai pembeli yang datang dan pergi.
- Pedagang tidak boleh pelit memberikan diskon, pujian dan penghargaan kepada pelanggan.
- Pedagang harus bangun pagi-pagi sekali dan membuka perdagangannya secepat mungkin.
- Pedagang harus memberikan pelayanan yang cepat, jangan membiarkan pelanggan menunggu.
- Pedagang harus mudah diajak bicara dan berunding.
- Pedagang tidak boleh bersikap suka berprasangka atau menghakimi para pelanggan.
- Pedagang harus selalu berpikiran terbuka dan positif.
- Pedagang tidak boleh reaktif dan terburu-buru.
- Pedagang harus menunjukkan ke pelanggan bahwa dia selalu sibuk
- Pedagang tidak boleh tidur sewaktu menjalankan tugas dagang.
- Pedagang harus berusaha menciptakan suasana ceria bukannya menimbulkan kebosanan.
- Pedagang harus memastikan tempatnya penuh dengan barang, jangan biarkan ada ruang kosong.
- Pedagang harus memberikan kebebasan kepada pelanggan untuk membuat pilihan.
- Pedagang jangan sekali-kali turut campur dan membuat keputusan untuk pelanggan, kecuali jika diminta.
- Pedagang harus membuat pelanggan merasa kehadiran mereka dielu-elukan.
- Pedagang tidak boleh berkata “tidak” kepada pelanggan.
- Pedagang harus berperan sebagai pedagang, bukannya orang yang suka mengumpat, berjudi dan minum arak.
- Pedagang harus belajar menggunakan uang dan meningkatkan kemahiran menabung.
- Pedagang harus selalu menyediakan uang receh sebagai uang kembalian bagi pelanggan.
- Pedagang tidak boleh menunjukkan kemewahannya di depan pelanggan karena image bukan datang dari perhiasan, melainkan pelayanan yang diberikan.
- Pedagang jangan sekali-kali makan di depan pelanggan karena dianggap perbuatan yang tidak sopan.
- Pedagang harus menempel pengumuman jika tempatnya ditutup untuk sementara waktu.
- Pedagang jangan mencari musuh karena tidak baik bagi perdagangan.
- Pedagang jangan terlalu suka dan kerap membicarakan mengenai keuntungan.
- Pedagang harus tahu membedakan keuntungan jangka pendek dan jangka panjang.
- Pedagang tidak boleh terlalu yakin harus waspada dan berjaga-jaga.
- Pedagang sebaiknya tidak menjadikan tempat perdagangan sebagai tempat tinggal untuk keluarga bertandang dan menumpang makan.
- Pedagang harus menyimpan cadangan dan stok barang supaya tidak terjadi kekurangan.
- Pedagang harus menepati janji dan menyelesaikan utang.
- Pedagang tidak akan rugi jika memberikan sedikit insentif kepada pelanggan dalam bentuk potongan harga, hadiah, atau menambah berat barang yang dibeli oleh mereka.
- Pedagang tidak boleh menipu karena kepercayaan menjadi dasar utama dalam perdagangan.
- Pedagang tidak boleh menyalahkan orang lain jika terjadi kerugian dan kecelakaan. Semua harus diterima dengan hati teguh.
- Pedagang harus mewujudkan situasi win-win antara dirinya dan pelanggan. Dengan begitu, hubungan mereka akan kekal dan perdagangan akan dapat bertahan.
Komentar»
No comments yet — be the first.