Ketidaksengajaan dan Word of Mouth Juli 9, 2008
Posted by jungkirbalik in Penjualan (sales).Tags: tidak sengaja, word of mouth
trackback
Hush Puppies
Pada awal tahun 1995, Hush Puppies, salah satu merek sepatu klasik berkulit suede dengan sol ringan dari karet mentah buatan Amerika, bisa dibilang telah mati.
Hush Puppies sendiri diproduksi oleh sebuah perusahaan bernama Wolverine dimana Owen Bexter dan Geofrey Lewis sebagai pemimpinnya. Kedua orang tersebut berencana untuk menutup produksi sepatu merek Hush Puppies. Namun tiba-tiba nasib Hush Puppies berubah sangat drastis karena sebuah kejadian yang sangat tidak disengaja. Kejadian yang sangat sederhana yang mampu membuat perusahaan ini memperoleh keuntungan tanpa harus melakukan promosi besar-besaran.
Tak disangka, Bexter dan Lewis bertemu dengan seorang desaigner ternama dari New York, dimana dalam perbincangan santai tersebut, Sang desaigner
mengatakan bahwa Hush Puppies sedang digandrungi para hipster di klub-klub dan kafe-kafe di kawasan Manhattam. Perancang tersebut mengatakan bahwa banyak orang
menyerbu toko-toko barang bekas untuk membeli sepatu merek Hush Puppies. Bahkan orang-orang memborong untuk membeli sepatu tersebut. Untuk beberapa lama Bexter dan Lewis menanggapi cerita itu sebagai gurauan. Sebab dia tahu bahwa merek Hush Puppies sudah mati dan sudah ketinggalan jaman.
Sekitar musim gugur 1995, pesanan mulai berdatangan bagai air bah. Mula-mula perancang mode John Bartlett menelepon. Ia ingin menggunakan Hush Puppies dalam koleksi musim seminya. Kemudian seorang perancang mode lain dari Manhattam, Anna Sui, menghubungi Bexter dan Lewis. Ia ingin memsan Hush Puppies untuk pamerannya. Di Los Angeles, Perancang Joe Fitzgerald sengaja membuat dan memasang balon setinggi tujuh meter berbentuk anak anjing berbulu lembut dan berkaki pendek serta bertelinga panjang-simbol merek Hush Puppies- pada atap tokonya di Hollywood, kemudian mengosongkan galeri butiknya untuk dijadikan galeri khusus Hush Puppies.
Sampai Akhir tahun 1995, Wolverine mampu menjual 430.000 pasang Hush Puppies klasik. Tahun 1996, penjualan nak sebanyak 4 kali lipat disbanding tahun 1995, dan tahun 1997 menjual lebih banyak lagi sampai-sampai Hush Puppies mengkukuhkan diri sebagai kelengkapan busana ngetren bagi kaum pria muda Amerika. Dalam tahun 1996, hush Puppies memenangkan penghargaan untuk asesoris terbaik dari council of fashion.
“APA PENYEBABNYA HUSH PUPPIES BISA MELEDAK????”
Jawabannya adalah sebuah “keisengan dari beberapa pemuda.”
Beberapa pemuda iseng ingin tampil beda. Namun entah mengapa, keisengan tersebut menular kebeberapa remaja-remaja lainnya. Sampai akhirnya ada 2
perancang busana yang menggunakan sepatu ini untuk menawarkan mata dagangan mereka yang lain-adibusana. Sepatu ini muncul lagi kepermukaan karena sebuah kebetulan. Tidak seorangpun mencoba membuat Hush Puppies menjadi sebuah mode.
Lalu apa yang bisa kita pelajari????
Ada beberapa hal:
- Jangan meremehkan hal kecil.
- Word of mouth memiliki peran yang sangat penting di balik kesuksesan sebuah merek (dalam hal ini Hush Puppies). Orang yang mungkin tak berhubungan langsung dengan perusahaan kita dapat memberikan promosi yang bermanfaat untuk kesuksesan merek kita.
Pak elia ini cerita yang menarik sekali…
bisa dijadikan inspirasi
Bagaimana kalo kita pake sandal teklek mulai sekarang,siapa tahu anak2 muda padha iqutan he3