jump to navigation

Kesuksesan Jaraknya Hanya 1 Meter dari Kegagalan November 27, 2008

Posted by jungkirbalik in motivasi.
Tags: ,
add a comment

Sebuah pengalaman yang luar biasa memberikan “wisdom” bagi hidupku, untuk kembali mereview persepsiku mengenai kegagalan, sukses, hidup, membangun bisnis, dan juga megenai masa depan. Pengalaman ini, sebenarnya cukup sederhana, namun memberikan sentuhan magis bagi pemikiran dan paradigmaku. Please give your focus to my story (Important!!!):

Tepatnya tanggal 20 november 2008, aku mengajak temanku Dipo (MM UGM Classmate) untuk memancing. Setelah seharian (dari jam 8 pagi s/d 3 sore) belajar di perpustakaan MM UGM, kami berangkat ke salah satu tempat pemancingan di Jogyakarta.

Dipo mengajariku memancing. Bagaimana memasang umpan, menarik pancingan bila umpan sudah dimakan ikan, cara melemparkan pancingan, dan tehnik-tehnik lainnya. Dia ilustrasikan bahwa memancing ikan sama dengan membangun sebuah bisnis. Kolam diibaratkan dengan market, pancing dan umpan diibaratkan sebagai tehnik marketing perusahaan kita, dan ikan diibaratkan sebagai prospect customer. Misinya adalah bagaimana kita, sebagai perusahaan, mampu menjaring prospectus customer sehingga profit yang kita dapatkan maksimal.

SAtu setengah jam sudah berlalu. Dipo mampu mendapat ikan, sedangkan aku sama sekali tidak. Ikan sudah memakan umpanku, tapi selalu gagal kupancing. Akhirnya kalimat menyerah keluar dari mulutku. Aku ingin pulang.

Hebatnya, sebagai mentor dalam memancing. Dipo tetap memberiku smangat. Yang dia lakukan adalah mengajariku kembali dari awal. Dipo memasangkan umpan, lalu melemparkan pancing ke kolam. Setelah itu aku disuruhnya memegang pancing tersebut. Tak berhenti sampai situ, Dipo memberikan aba-aba kapan pancing harus ditarik ketika ikan memakan umpan. Hasilnya luar biasa. Aku bisa memperoleh ikan. Bukan hanya sekali, tetapi beberapa kali.

Di akhir latihanku, Dipo berkata, “Sebenarnya kamu bisa. Tetapi cepat menyerah. Sebenarnya ikan sudah menangkap umpanmu. Tetapi yang kemampuan belum kamu miliki adalah feel untuk menarik ikan yang sudah terangsang oleh umpanmu.”

Dari pengalamanku ini aku mulai berpikir lagi mengenai diriku. Seringkali kegagalan, masalah, tantangan, sering membuat aku patah semangat. Terlebih dalam membangun bisnis yang sedang aku rintis ini dan menyelesaikan Studi S2-ku. Selalu ada masalah. Yang aku butuhkan adalah kesabaran, smagat, daya juang yang tinggi. Bila seseorang memiliki visi yang tinggi, maka diperluakan energi yang tinggi pula untuk mencapai visi kita tersebut. Yang selalu aku ingat: bahwa kesuksesan jaraknya hanya 1 meter dari kegagalan. Jadi bila kita ada banya masalah atau mengalami kegagalan, jangan putus asa. Sebab sebentar lagi kita akan meraih kesuksesan yang besar.

Semoga ceritaku ini bisa memberi manfaat buat teman-teman semua.

GBU….!!!!